Tampilkan postingan dengan label HTML. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HTML. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 Desember 2012

Cara mengatur tataletak elemen pada template blog

Kalau kamu berniat untuk membuat desain blog sendiri,harus mengetahui dasar HTML dan Dasar CSS sehingga bisa mengatur atau menambah tata letak dari susunan elemen yang ada didalam template blog.
Sebuah desain blog yang rapi,biasanya selalu lengkap dengan papan navigasi yang disebut dengan sidebar.Sidebar bisa diletakkan disebelah kiri ataupun kanan dari elemen konten.Bagaimana caranya agar elemen elemen tersebut bisa berada pada posisi yang rapi sesuai dengan keinginan?,,,,,
Marilah kita bahas bersama sama secara simple agar mudah dimengerti.

Turorial berikut hanyalah membahas mengenai teknik untuk menatur tataletak elemen pada bog.Untuk selanjutnya kamu bisa mengembangkannya sendiri,misalnya memberi border,background berwarna warni sesuai dengan kehendak.Baca: Cara memilih warna yang cocok untuk template blog

1.Membuat posisi elemen induk tepat berada ditengah screen,jika layar monitor komputer pengguna bertype monitor "wide".

Kita akan mengatur posisi elemen induk (biasanya para desainer menggunakan id "blog-wrapper"),hal ini dimaksudkan untuk mempermudah  identifikasi setiap elemen yang ada pada template blog.
Kalau "body" adalah tag HTML yang menunjukkan seluruh halaman sebuah situs/blog.Seluruh elemen yang berada di bawah body adalah elemen elemen yang akan ditampilkan di web browser pengguna.Seperti pada tag HTML yang lain,body bisa dijadikan sebagai selector pada CSS untuk diatur/dimanipulasi.

Pertama kita buat dahulu elemen induk,boleh kita sebut sebagai blog-wrapper.

--------------
<body>
<div id='blog-wrapper'>
---------
---------
---------
</div> <!-- End Of Blog Wrapper-->
</body>


Sekarang kita buat CSSnya untuk mengatur letak blog wrapper (elemen induk) agar posisinya berda ditengah body.ID HTML-nya yang kita buat adalah blog-wrapper,dan akan kita atur posisinya dengan menambahkannya sebagai CSS selector,penulisan:

div#blog-wrapper{
border: 1px solid #333333;
margin:0 auto;
padding:0;
text-align:center;
width:980px;
position:relative;
}

Perlu diketahui,declarator CSS yang memungkinkan elemen berada ditengah body adalah margin:0 auto.Namun width juga tidak boleh dilupakan,jika tidak ditetapkan maka percuma saja pengaturan ini.Contoh gambar ilustrasi dari hasilnya:
Cara mengatur tataletak elemen pada template blog

2.Membuat dua buah elemen yang berdampingan kiri dan kanan.
Disini kita juga memerlukan elemen induk untuk menaungi kedua elemen yang akan dibuat sejajar (berdampingan).Elemen induknya kita buat menggunakan ID "elemen-wrapper".Dan dua elemen yang akan dibuat berdampingan tersebut kita buat class HTMLnya dengan nama 'elemen1' dan 'elemen2'.

Berikut contoh code penerapan ID dan HTML nya:

<div id='elemen-wrapper'>
<div class='elemen1>
Isi elemen 1
</div>
<div class='elemen2>
Isi elemen 2
</div>
</div> <!--End elemen-wrapper-->

Penulisan CSSnya:

div#elemen-wrapper{
border: 1px solid #000000;
width: 980px;
position:relative;margin:0 auto;
padding:10px;
text-align:center;
}
div.elemen1{
border: 1px solid #555;
float:left;
overflow:hidden;
width:450px;
height: 300px;
}

div.elemen1{
border: 1px solid #555;
float:right;
overflow:hidden;
width:450px;
height: 300px;
}

Perlu digaris bawahi,declarator CSS yang membuat kedua elemen berada di kanan atau kiri adalah "float".Width (lebar) kedua elemen tersebut jika ditotal jumlahnya harus berada dibawah dari width elemen-wrapper.Jika width dari kedua elemen tersebut ditotalo dan jumlahnya lebih besar dari width elemen wrapper,maka letak kedua elemen tersebut tidak bisa menjadi berdampingan seperti tujuan kita.Nilai padding dari elemen-wrapper juga tidak boleh melebihi dari total lebar kedua elemen,jadi perlu juga untuk diperhitungkan.
Gambar:
Cara mengatur tataletak elemen pada template blog
3.Membuat 3 elemen berdampingan secara horizontal.
Tiga Elemen horizontal ini biasanya dipergunakan pada bagian bawah template.Kalau kamu kekurangan tempat untuk meletakkan widget,kamu bisa menambahkan tiga elemen horizontal pada blog.

Caranya hampir sama dengan cara yang kedua,bedanya disini kita menambahkan 3 elemen.

Seperti biasanya kita perlu membuat Elemen induk,disini ID HTMLnya kita beri nama "elemenfooterwrapper".Kemudian baru kita letakkan juga ketiga class HTML dari ketiga elemen tersebut.
Dari ketiga class elemen HTML berikut sengaja saya buat sama yaitu "elemenfooter".Kenapa kok tidak kita bedakan nama classnya seperti pada dua elemen diatas?,,,"
Karena dari ketiga elemen diatas akan kita buat sama persis baik ukuran ,garis pembatas (border),background dan lainnya.

Berikut contoh code penerapan ID dan Class HTML nya:

<div id='elemenfooterwrapper'>
<div class='elemenfooter>
Isi elemen
</div>
<div class='elemenfooter>
Isi elemen
</div>
<div class='elemenfooter>
Isi elemen
</div>
</div> <!--End elemenfooterwrapper-->

Penulisan CSSnya:

div#elemenfooterwrapper{width:980px;
margin:0 auto;
padding-top:10px;
border-top: 2px solid #ccc;
border-bottom: 2px solid #ccc
}

div.elemenfooter{float:left;
width:32.2%;
text-align:left;
line-height:1.3em;
overflow:hidden;
margin:2px;
padding:0 0 5px
}

Sedikit penjelasan CSS:
Pada elemen kita memakai width bukan satuan px,namun menggunakan satuan persen(%).Hal ini karena kita bermaksud agar ketiga elemen tersebut memiliki ukuran yang sama.Dalam contoh diatas width yang dipakai adalah 32.2%,artinya jika dikalikan tiga akan sama dengan kebutuhan.Dengan begitu lebar ketiga elemen lebarnya akan otomatis menyesuaikan dengan lebar elemenfooterwrapper sebagai elemen induk.Jika elemen tidak tertata secara horizontal,bisa dipastikan bahwa width elemen (dalam %) tersebut terlalu banyak.
Gambar:

Cara mengatur tataletak elemen pada template blog

Code code diatas hanyalah sebagai media penjelasan saja agar lebih mudah dipahami.Jadi code diatas hanyalah dasar pembuatan tataletak elemen dari sebuah template blog.

Jumat, 02 November 2012

Cara mengedit template blogspot

Desain dari sebuah situs bisa menjadi sebuah identitas tersendiri yang unik.Karena itu untuk mendesain desain template yang berbeda dari semua situs yang ada akan membuat kesan sebagai satu ciri khas.

Desain template situs tidak kalah penting untuk diperhatikan,karena hal ini akan berpengaruh terhadap mood dari pengunjung.Desain harus sesuai dengan jenis dan tujuan dari sebuah situs jika ingin lebih optimal dalam segala hal.Baca:Memilih warna yang cocok untuk situs/blog.

Masih banyak alasan lagi kenapa seorang bloger harus menggunakan warna /desain template hasil sentuhan tangan sendiri.Padahal sebenarnya banyak template yang beredar dan bisa digunakan secara gratis bagus bagsu.
Misalnya saja si pemilik blog merasa lebih puas, jika template yang ia gunakan adalah hasil sentuhan tangan sendiri.

Jika anda ingin memiliki desain warna dan tataletak sendiri,anda hanya cukup merubah (mengedit) template yang sudah ada.Hanya menambahkan parameter tertentu saja,mengganti warna background sendiri misalnya.
Baca: Cara mengganti background blog dengan gambar

Untuk merubah tampilan blog (mengedit template) ,khususnya template blogger, anda bisa mencoba tips ini.
Sebelum mulai mengedit template blogspot,kita harus mengetahui struktur sebuah dokumen HTML terlebih dahulu.

Pada dasarnya seluruh template HTML situs itu sama,terdiri dari susunan:

<HTML>
<HEAD>
<TITLE>Web title</TITLE>
Isi yang tidak terlihat di web browser
</HEAD>
<BODY>
Isi dari dokumen sesungguhnya yang terlihat di web browser
</BODY>
</HTML>

<HTML>
</HTML>
Code Seperti diatas disebut sebagai tag html, yang berfungsi untuk memarkup text ASCII menjadi dokumen html.
Tag html Diawali dengan tag pembuka <HTML> dan diakhiri dengan tag penutup </HTML>.Tag penutup ditandai dengan tanda slash "/",yaitu untuk menghentikan proses render.Jika lupa diberi slash maka text diantara kedua tag tersebut tidak akan diproses oleh browser.Karena tag tersebut dianggap sebagai texts biasa oleh browser.

Penjelasan tentang HTML Baca: Pengertian HTML

Berikut ini contoh susunan template XML blogger yang wajib dikenal sebelum memulai mengedit sebuah template.

Catatan: Hanya sebagai contoh,bukan untuk diterapkan secara langsung karena tidak lengkap.

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd">
<HTML lang='en' xml:lang='en' xmlns='http://www.w3.org/1999/xhtml' xmlns:b='http://www.google.com/2005/gml/b' xmlns:data='http://www.google.com/2005/gml/data' xmlns:expr='http://www.google.com/2005/gml/expr'>
 
<HEAD>

  <META content='text/html; charset=UTF-8' http-equiv='Content-Type'/>
  <META content='blogger' name='generator'/>
  <LINK href='/atom.xml' rel='alternate' title='Your Title - Atom' type='application/atom+xml'/>
  <LINK href='/rss.xml' rel='alternate' title='Your Title - RSS' type='application/rss+xml'/>

    <b:if cond='data:blog.pageType == &quot;index&quot;'>
    <TITLE><data:blog.title/></TITLE>
    <b:else/>
    <TITLE><data:blog.pageName/> | <data:blog.title/></TITLE>
    </b:if>

    <b:skin><![CDATA[

body {
  background:$bgcolor;
  margin:0;
  color:$textcolor;
  font:x-small Georgia Serif;
  font-size/* */:/**/small;
  font-size: /**/small;
  text-align: center;
  }
a:link {
  color:$linkcolor;
  text-decoration:none;
  }
a img {
  border-width:0;
  }

/** Header **/
#header-wrapper {
  width: 940px;
  margin:10px auto;
  padding:30px 0;
  }


/** Outer-Wrapper **/
#outer-wrapper {
  text-align:$startSide;
  font: $bodyfont;
  }

#content-wrapper {
  width: 940px;
  margin:20px auto;
  }

#main-wrapper {
  width: 600px;
  }

#sidebar-wrapper {
  width: 280px;
  padding: 10px;
  border:1px solid #ccc;
  }


]]></b:skin>

  </HEAD>
 
  <BODY>

 <DIV id='outer-wrapper'>


  <DIV id='header-wrapper'>
     
  </DIV>

  <DIV id='content-wrapper'>
 
 <DIV class='post-footer'>
   
  </DIV>


 <DIV id='sidebar-wrapper'>

 </DIV>

<DIV id='siteinfo'>

</DIV>

</DIV><!-- end content-wrapper -->
</DIV> <!-- end outer-wrapper -->

</BODY>
</HTML>

Hal pertamakali yang harus diketahui dalam mengedit sebuah template (blogger), adalah mengetahui struktur dasar dokumen HTML dan kegunaanya.

Dari contoh atruktur template blogger, diatas mari kita bahas satu persatu code yang ada:


Diantara tag pembuka <head> dan tag penutup </head> adalah area yang tidak terlihat dihalaman blog.Area tersebut tempat meletakkan beberapa tag dan fungsi sbb:


#Berisi tag title,ditandai dengan tag pembuka <title> dan tag penutup </title>.
Ini adalah tag yang menampilkan title / judul halaman blog.Title ini Hanya dapat dilihat jika dokumen HTML diakses menggunakan browser.Namun hanya bisa dilihat pada tab browser (diluar dari isi halaman blog).

#Ditempatkan juga tag "Meta",(meta tag),meta tag adalah perintah yang hanya untuk dibaca oleh crawl (robot).
Ada beberapa perintah yang dimasukkan pada meta tag , tergantung kebutuhan dari sebuah blog.

Jika blog memerlukan deskripsi untuk dibaca oleh crawl mesin pencari, maka dibuat meta deskripsi:
eg:<meta content='berikut ini adalah cara mengedit template blog anda' name='DESCRIPTION'/>

#Biasanya juga diletakkan code pemanggilan kode sumber yang berada di folder lain atau di server situs yang lain.
Sumber kode yang dipanggil biasanya berupa file CSS dan file Javascript:
eg: <script type='text/javascript' src='hxxp://alamatsumbercode.com/folder/file.js'/>
<link rel='stylesheet' type='text/css' href='hxxp://alamatsumbercode.com/folder/style.css' media='screen'/>

Diantara tag pembuka <b:skin><![CDATA[ dan tag penutup ]]></b:skin>

Pada area ini diletakkan code CSS ,yaitu rangkaian code yang mengatur tataletak,warna background,font dari elemen HTML yang akan ditampilkan pada halaman blog.Masih banyak sekali fungsi untuk memanipulasi tampilan yang bisa diatur dengan CSS.
CSS ditandai dengan selector dari masing masing ID HTML yang ingin kita atur tampilannya.CSS sangat menentukan terhadap desain pada sebuah blog.
Melalui CSS inilah anda bisa merubah warna latar blog ,menambah garis pembatas,merubah ukuran elemen dan lain lain.
Untuk mengenal CSS,Anda bisa mempelajarinya pada kategori artikel: CSS

Di area tersebut berisi tag pembuka <body> dan tag penutup </body>

Pada area inilah isi dokiumen yang sesungguhnya yang terlihat pada sebuah halaman dari dokumen HTML.
Disini diletakkan elemen elemen yang menyususun bagian bagian dari isi halaman blog.

Elemen elemen tersebut ditandai dengan adanya ID HTML.ID html dibuat oleh seorang webmaster sebagai selector dan untuk mempermudahkan mengenali bagian dari sebuah elemen.Selector adalah identitas suatu komponen /elemen yang akan kita atur dengan CSS.

Susunan ID elemen template html Contoh:
Tag DIV pembuka <DIV id='outer-wrapper'> dan tag div penutup</DIV>

Contoh ID elemen yang umum pada template blogger pada contoh:

<DIV id='outer-wrapper'>Isi Elemen keseluruhan</DIV>

<DIV id='header-wrapper'>Isi Elemen Header</DIV>

<DIV id='content-wrapper'>Isi Elemen Content</DIV>

<DIV class='footer'>Isi Elemen footer</DIV>

<DIV id='sidebar-wrapper'>Isi Elemen Sidebar</DIV>

<DIV id='siteinfo'>Isi elemen Info blog</DIV>

Berapapun jumlah elemen yang ditandai dengan DIV dan ID html bisa dimasukkan,tergantung dari kebutuhan webmaster dalam mendesain sebuah template.Selain ID ada juga CLASS.
Didalam area body inilah anda bisa menambah ataupun mengurangi elemen halaman.Anda juga bisa memindah tataletak dari elemen yang sudah ada.

Lebih jelasnya Baca:ID dan CLASS HTML
Cara mengedit template blogspot


Jadi mutlak diperlukan pengetahuan dasar dasar HTML dan dasar dasar CSS agar mengerti betul bagian mana yang perlu untuk di edit.Jika belum paham sama sekali,disarankan jangan langsung melakukan edit template.Agar tidak bingung dalam mengedit template blogger, pelajari dulu dasar dasar HTML dan CSS pada artikel sebelumnya yang sudah ada blog ini.

Minggu, 08 April 2012

HTML tag Alignment

Tag Alignment adalah tag HTML untuk mengatur posisi horizontal text.Pengaturan posisi text ini menggunakan tag alignment "div" dengan syntax sebagai berikut;

<div align="left,right atau center">Text yang diatur posisinya</div>
Contoh penggunaan;

<div align=left>Teks rata kiri</div>
<div align=right>Teks rata kanan</div>
<div align=center>Teks rata tengah</div>

Tampilan di browser :

Teks rata kiri
Teks rata kanan
Teks rata tengah

HTML Tag META

Tag META adalah tag HTML yang berfungsi untuk memberikan informasi isi dari dokumen HTML kepada crawl search engine.

Tag META berada diantara tag <head> dan </head>  sehingga tag META tidak akan tampil di halaman situs alias tidak ditampilkan oleh web browser.


Ada macam macam tag META,namun disini yang penting kita ketahui cukup 3 saja.

Tag Meta Auhtor
Tag ini berfungsi untuk menjelaskan perancang halaman web.
Contoh :
<meta name="Author"  content="Tulis nama pembuat web">


Meta Description
Berfungsi  mendeskripsikan tentang apa saja kontent dari website  website untuk dicatat oleh mesin pencarian.

<meta name="description" content="Tulis deskripsi website">

Meta keyword
Meta keyword berisi kata kunci/tag yang bertujuan agar dicatat mesin pencari di disimpan di databasenya,dan ika seseorang mengetikkan kata kunci tersebut maka akan di tampilkan dihasil pencarian.
Tips: Tuliskan beberapa keyword yang dipisahkan dengan koma "," jangan lebih dari 30 keyword.Jangan pula mengulang kata lebih dari  tiga kata yang sama,misal komputer lokal,komputer murah,komputer bagus,komputer.karena web anda bisa dideteksi sebagai spamm.

Contoh syntax;

<meta name="keywords" content="Tulis keyword">


Contoh pemakaian Meta Tag keseluruhan;

<html>
<head>
<title>Title Halaman</title>
<meta name="Author" content="Hendro">
<meta name="Description" content="Pusat informasi komputer software dan hardware">
<meta name="Keywords" content="hardware,software,komputer,hardisk terbaik,pc murah">
</head>
<body>
<h1>Contoh Meta Tags</h1>
</body>
</html>

HTML Tag List

Tag List adalah membuat format list atau daftar.Tag list dibagi menjadi dua kategori yaitu Numbered dan Unumbered.

1.Numbered List adalah tag HTML yang menggunakan angka urutan sebagai tanda point.
Contoh;

<OL>
<LI> Apel
<LI> Jeruk
<LI> Manggis
</OL>

 Hasilnya;
  1. Apel
  2. Jeruk
  3. Manggis
2.Unumbered List adalah tag HTML yang menggunakan bullet sebagai tanda point.
Contoh;

 <UL>
<LI> Apel
<LI> Jeruk
<LI> Manggis
</UL>

 Hasilnya;
  • Apel
  • Jeruk
  • Manggis
Perhatikan bedanya,menggunakan tag<UL> </UL> jika untuk unumbered list dan <OL></OL> jika menggunakan numbered list.

HTML tag tunggal

Tag tunggal pada HTML penting juga untuk diketahui,apa dan bagaimana itu tag tunggal HTML?...Tag tunggal adalah tag yang tidak berpasangan antara pembuka dan penutup. Tag tunggal adalah;
<br>--> Untuk Membuat garis baru.
<hr>--> Untuk membuat garis baru dan sekaligus menampilkan sebuah garis.

Contoh dan penggunaan  tag <hr>;

<hr>
 


Tag <hr> bisa juga diberikan atribut dan value,misalnya;
<hr color="#FF0000" /> Artinya membuat garis dengan tag <hr> yang diberi warna merah.
Hasilnya;



Atau ingin menggunakan ukuran lebar tertentu,misalnya;

<hr width="200" />


Hasilnya lebar garis <hr> adalah 200 piksel;


HTML Tag Body

Diantara tag body pembuka dan penutup merupakan daerah penempatan konten yang akan tampil di sisi klien dan terlihat pada suatu halaman situs.Jadi semua elemen dan fungsi interaktive (interface) yang biasa kamu lihat dan pergunakan itu tempatnya berada diantara tag body ini.

Pada intinya tag body ditulis seperti ini,<body> berpasangan dengan tag penutupnya </body> Dan semua konten berada diantaranya.Namun sebenarnya tag <body> bisa lebih kompleks lagi karena beberapa setting dokumen ada di tag body ini.

Contoh;
<BODY BGCOLOR=white TEXT=black LINK=blue ALINK=green VLINK=red>
Isi elemen dab dokumen  konten
</BODY>

Seperti contoh diatas bahwa tag body memiliki setting tambahan yaitu atribut dan value dengan format sbb;
 <ELEMENT ATTRIBUTE=value>
Jika kita kembali melihat contoh diatas maka, tag Body adalah elemen, sementara BGCOLOR, TEXT, LINK, ALINK dan VLINK adalah atribut. white, black, blue, green dan red adalah value.

Kesimpulannya, tag menjelaskan arti elemen secara umum sedangkan atribut menjelaskan lebih detailnya.

Supaya lebih jelas, mari kita pelajari arti masing-masing atribut tersebut.

BGCOLOR=white

Atribut ini menjelaskan warna background untuk seluruh dokumen. Warna putih (white) dapat diganti dengan red, blue, green, black atau warna yang lain. Bisa juga menggunakan color code yang akan dibahas kemudian.

TEXT=black
Atribut ini mengatur warna teks di halaman web dan warna hitam (black) juga bisa digantikan dengan warna lain.

LINK=blue
 Ini adalah warna hyperlink sebelum di-click. Sebaiknya memang warna hyperlink berbeda dengan warna teks untuk memudahkan pengguna.

ALINK=purple
Atribut ini mengeset warna link saat akan di-click (didekati dengan mouse).

VLINK=red
Atribut ini mengeset warna link setelah sebuah link dikunjungi.

Background pada tag Body
Salah satu atribut penting di tag Body adalah BACKGROUND. Atribut ini berfungsi untuk memberikan tampilan latar belakang sebuah gambar dan atribut ini akan menimpa atribut BGCOLOR. Untuk dapat menggunakannya kita harus tahu dimanakah letak file gambar yang akan kita gunakan. Untuk lebih jelasnya amati contoh berikut :

<BODY BGCOLOR=white TEXT=black LINK=blue ALINK=green VLINK=red BACKGROUND="/images/bg.jpg"> </BODY>

Jangan lupa untuk menambahkan tanda kutip diantara alamat file gambar yang akan digunakan.

Pendekatan CSS bisa dilakukan untuk mengatur  elemen body dengan cara menggunakan body sebagai selector.

Contoh jika menggunakan CSS untuk mengatur dokumen elemen dibawah tag body:

<style>
body{background;white url(/images/bg.jpg) no-repeat;
         color: black;
         }

body a{blue;
         }


body a:visited{red;
         }

body a:hover{purple;
         }
</style>

Sabtu, 07 April 2012

Memilih warna yang cocok untuk web/blog

Kadangkala dalam mendesain sebuah template blog/situs,seseorang termasuk saya tidak terlalu memperhatikan tentang warna yang digunakan.Asal menurut kita sendiri bagus,yaudah itulah yang kita pakai.
Eit,,jangan egois begitu jika weblog kita ditujukan untuk dikunjungi  dibaca orang banyak.Pikirkanlah bagaimana agar pengunjung bisa kerasan dan nyaman saat menjelajahi weblog kita demi pageviews untuk SEO.Maka pilihlah takaran yang cocok baik untuk blog atau web.

Pemilihan Warna desain situs merupakan hal yang tidak kalah pentingnya karena akan menentukan respon dari pengunjung situs. Karena Warna adalah yang pertama kali dilihat oleh pengunjung terutama warna background, sementara content yang lain seperti text dan image masih dalam proses loading.Hal ini bukan hal yang sepele, karena akan menimbulkan kesan atau sebuah mood dari situs tersebut.

Untuk mendapatkan warna design yang efektif, mulailah dengan memilih warna yang bisa merepresentasikan sebuah tujuan dan gagasan dari situs Anda. Susunan warna yang anda buat sebaiknya bisa cocok atau sesuai dengan tujuan dari situs Anda.

Jika misalnya situs yang Anda buat adalah situs komunitas, maka lebih kuat moodnya dengan warna warna yang hangat.Hal ini untuk membuat suasana bisa terlihat lebih santai.

Jika situs Anda adalah  sebuah situs Informasi,lebih tepat disebut blog, dimana artikel/tulisan anda yang akan mendominasi, maka sebaiknya warna yang disusun simple dan tidak mengganggu konten.
Misalnya tidak menggunakan background gambar secara penuh dengan warna yang mencolok,hal ini akan membuat tulisan menjadi kurang nyaman jika dibaca.Selain itu,backgound gambar yang besar bisa membuat muat halaman menjadi berat,sehingga pengunjung akan malas menemukan artikel kita yang lain.

Sebaiknya warna tulisan dan warna background dibuat dengan paduan yang serasi sehingga akan menampilkan typografi yang baik dan menjadi enak untuk dibaca.

Untuk situs informasi (blog) sepertinya lebih enak dengan background kontent warna putih dan garis tepi yang agak memudar dan tulisan berwarna hitam.Sementara background body bisa menggunakan warna yang lembut seperti abu abu.Satu lagi agar muat halaman lebih ringan,kurangi penggunaan background image.

Bagaimanakah dengan blog ini?....apakah sudah serasi penggunaan warnanya?....apakah anda merasa nyaman membacanya?,,,,,Terakhir ,apakah muat halaman blog ini berat?.....Yaaa,,,harapan saya semoga sesuai dengan yang diharapkan pembaca dan anda.

Eitth,,,,anda belum nemu desain template blog yang cocok?........dan apakah anda malas untuk edit theme sendiri?,,,,,
Khusus untuk pengguna blogger nih,ada thema bagus lho?,,,,serasiiii banget,,eye cathcing geto lhooo,,,,,dan SEO friendly!...mau mau mau... -> http://artikel-luarbiasa.blogspot.com/2012/01/template-blogger-seo-friendly-serta.html

Edd

Contoh membuat table bag. 2

Berikut adalah macam macam model dari tabel,sekaligus contoh dan demonstrasi hasilnya.Silahkan bereksplorasi sendiri dengan membuat model model yang anda kehendaki dengam mengembangkan dari contoh model tabel  yang ada disini.

Dasar 3 kolom x 2 baris table


A B C
D E F

<table border>
<tr>
<td>A</td> <td>B</td> <td>C</td>
</tr>
<tr>
<td>D</td> <td>E</td> <td>F</td>
</tr>
</table>



rowspan


Item 1 Item 2 Item 3
Item 4 Item 5

<table border>
<tr>
<td>Item 1</td>
<td rowspan=2>Item 2</td>
<td>Item 3</td>
</tr>
<tr>
<td>Item 4</td> <td>Item 5</td>
</tr>
</table>


Item 1 Item 2 Item 3 Item 4
Item 5 Item 6 Item 7

<table border>
<tr>
<td rowspan=2>Item 1</td>
<td>Item 2</td> <td>Item 3</td> <td>Item 4</td>
</tr>
<tr>
<td>Item 5</td> <td>Item 6</td> <td>Item 7</td>
</tr>
</table>



colspan


Item 1 Item 2
Item 3 Item 4 Item 5

<table border>
<tr>
<td>Item 1</td>
<td colspan=2>Item 2</td>
</tr>
<tr>
<td>Item 3</td> <td>Item 4</td> <td>Item 5</td>
</tr>
</table>



 <th>


Header1 Header2 Header3
A B C
D E F

<table border>
<tr>
<th>Header1</th> <th>Header2</th> <th>Header3</th>
</tr>
<tr>
<td>A</td> <td>B</td> <td>C</td>
</tr>
<tr>
<td>D</td> <td>E</td> <td>F</td>
</tr>
</table>



Tabel Header


Header1 Header2
A B C D
E F G H

<table border>
<tr>
<th colspan=2>Header1</th>
<th colspan=2>Header2</th>
</tr>
<tr>
<td>A</td> <td>B</td> <td>C</td> <td>D</td>
</tr>
<tr>
<td>E</td> <td>F</td> <td>G</td> <td>H</td>
</tr>
</table>



Multiple, header dan colspan


Header1 Header2
Header 3 Header 4 Header 5 Header 6
A B C D
E F G H

<table border>
<tr>
<th colspan=2>Header1</th>
<th colspan=2>Header2</th>
</tr>
<tr>
<th>Header 3</th> <th>Header 4</th>
<th>Header 5</th> <th>Header 6</th>
</tr>
<tr>
<td>A</td> <td>B</td> <td>C</td> <td>D</td>
</tr>
<tr>
<td>E</td> <td>F</td> <td>G</td> <td>H</td>
</tr>
</table>



Tabel header samping


Header1 Item 1 Item 2 Item 3
Header2 Item 4 Item 5 Item 6
Header3 Item 7 Item 8 Item 9

<table border>
<tr><th>Header1</th>
<td>Item 1</td> <td>Item 2</td> <td>Item 3</td></tr>
<tr><th>Header2</th>
<td>Item 4</td> <td>Item 5</td> <td>Item 6</td></tr>
<tr><th>Header3</th>
<td>Item 7</td> <td>Item 8</td> <td>Item 9</td></tr>
</table>



Header samping, rowspan


Header1 Item 1 Item 2 Item 3 Item 4
Item 5 Item 6 Item 7 Item 8
Header2 Item 9 Item 10 Item 3 Item 11

<table border>
<tr><th rowspan=2>Head1</th>
<td>Item 1</td> <td>Item 2</td> <td>Item 3</td> <td>Item 4</td>
</tr>
<tr><td>Item 5</td> <td>Item 6</td> <td>Item 7</td> <td>Item 8</td>
</tr>
<tr><th>Head2</th>
<td>Item 9</td> <td>Item 10</td> <td>Item 3</td> <td>Item 11</td>
</tr>
</table>



Contoh pemakaian semua model table


Average
Height Weight
Gender Laki 1.9 0.003
Perempuan 1.7 0.002

<table border>
<tr> <td><th rowspan=2></th>
<th colspan=2>Average</th></td>
</tr>
<tr> <td><th>Height</th><th>Weight</th></td>
</tr>
<tr> <th rowspan=2>Gender</th>
<th>Laki</th><td>1.9</td><td>0.003</td>
</tr>
<tr> <th>Perempuan</th><td>1.7</td><td>0.002</td>
</tr>
</table>



Rowspan dan colspan


A 1 2
3 4
C D

<table border>
<tr>
<td align=center rowspan=2 colspan=2>A</td>
<td>1</td>
<td>2</td>
</tr>
<tr>
<td>3</td>
<td>4</td>
</tr>
<tr>
<td align=center rowspan=2 colspan=2>C</td>
<td align=center rowspan=2 colspan=2>D</td>
</tr>
<tr>
</tr>
</table>



Margin dan border


Table tanpa border


Item 1 Item 2 Item 3
Item 4 Item 5

<table>
<tr> <td>Item 1</td> <td rowspan=2>Item 2</td> <td>Item 3</td>
</tr>
<tr> <td>Item 4</td> <td>Item 5</td>
</tr>
</table>



Tabel dengan border


Item 1 Item 2
Item 3 Item 4

<table border=10>
<tr> <td>Item 1</td> <td> Item 2</td>
</tr>
<tr> <td>Item 3</td> <td>Item 4</td>
</tr>
</table>



cellpadding dan cellspacing


A B C
D E F

<table border cellpadding=10 cellspacing=0>
<tr>
<td>A</td> <td>B</td> <td>C</td>
</tr>
<tr>
<td>D</td> <td>E</td> <td>F</td>
</tr>
</table>


A B C
D E F

<table border cellpadding=0 cellspacing=10>
<tr>
<td>A</td> <td>B</td> <td>C</td>
</tr>
<tr>
<td>D</td> <td>E</td> <td>F</td>
</tr>
</table>


A B C
D E F

<table border cellpadding=10 cellspacing=10>
<tr>
<td>A</td> <td>B</td> <td>C</td>
</tr>
<tr>
<td>D</td> <td>E</td> <td>F</td>
</tr>
</table>


A B C
D E F

<table border=5 cellpadding=10 cellspacing=10>
<tr>
<td>A</td> <td>B</td> <td>C</td>
</tr>
<tr>
<td>D</td> <td>E</td> <td>F</td>
</tr>
</table>

HTML Tag Table

Terkadang kita perlu menyampaikan informasi yang disusun dengan berdasarkan tabel.Dan hal ini perlu kita sampaikan dalam bentuk dokumen HTML.Untuk membuat format seperti ini maka akan kita wujudkan dengan menggunakan HTML tag table <table>.Tag table ini juga memerlukan tag lainnya untuk menampilkan data dalam bentuk tabulasi.
Berikut uraiannya:

Tag Parent Fungsi
<table>

</table>
--- tag utama
<caption>

</caption>
<table> Menampilkan judul tabel
<tr></tr> <table> Tag baris
<th></th> <tr> Header table
<td></td> <tr> Tag sel-sel tabel

Berikut ini beberapa atribut tag tabel
Atribut Fungsi
bgcolor warna background
width, height lebar / tinggi tabel (dalam % atau pixel)
cellspacing jarak antar cell
cellpadding jarak teks ke cell
border lebar garis batas, 0=tanpa garis batas

Berikut ini atribut tag-tag <th> dan <td>, bila disebutkan
di tag <tr> maka atribut di tag <th> dan <td> diabaikan
Atribut Fungsi
bgcolor warna background
width, height lebar/tinggi tabel (dalam % atau pixel)
align (left, right, center) pengaturan posisi rata kanan/kiri/tengah
valign (top, bottom, middle) pengaturan posisi vertikal terhadap isi sel, di atas, bawah atau
tengah
colspan=n ekstensi (span) n jumlah kolom ke kanan
rowspan=n ekstensi (span) n jumlah kolom baris ke bawah
nowrap mematikan word wrapping

Contoh pembuatan table 1;

<table width="100%" border="0" cellspacing="1" cellpadding="5" bgcolor="yellow">
<tr>
<th>sel 1</th>
<th>sel 2</th>
<th>sel 3</th>

</tr>
<tr>
<td align=left> sel 4</td>
<td align=center>sel 5</td>
<td align=right>sel 6</td>

</tr>
<tr bgcolor="orange">
<td width="100" height="75" valign=top>sel 7</td>
<td width="35%" height="75" valign=middle>sel 8</td>
<td height="75" valign=bottom>sel 9</td>

</tr>

</table>

Hasilnya:
sel 1 sel 2 sel 3
sel 4 sel 5 sel 6
sel 7 sel 8 sel 9

Contoh pembuatan table 2:

<table width="100%" border="2" cellspacing="5" cellpadding="5" bgcolor="#9999CC">
<tr>
<td width="30%">&nbsp;</td>
<td colspan="3">colspan=3</td>

</tr>
<tr>
<td rowspan="4" bgcolor="#FFFF00">rowspan=4</td>
<td width="20%">&nbsp;</td>
<td bgcolor="white" width="20%">&nbsp;</td>
<td bgcolor="white" width="20%">&nbsp;</td>

</tr>
<tr>
<td width="31%">&nbsp;</td>
<td bgcolor="white">&nbsp;</td>
<td bgcolor="white">&nbsp;</td>

</tr>
</table>

Hasilnya;
colspan=3
rowspan=4

Membuat tabel bagian 2

HTML cara menyisipkan gambar

Menyisipkan gambar didalam  postingan platform blog blog modern sebenarnya tidak perlu pusing lagi menuliskan codenya secara manual,karena otomatis meregenerated sendiri codenya.Fitur seperti itu disebut dengan WYSIWYG,atau kependekan dari what you see is what you get.Sama halnya Jika kita membangun sebuah website dengan bantuan software,(misalnya Adobe Dreamweaver dan microsoft frontpage).

Namun pada kondisi tertentu kita terpaksa juga untuk menuliskan syntax HTML untuk menyisipkan gambar ini dengan manual/ mengetik sendiri.Caranya dengan menggunakan tag <IMG>.Paling tidak kita akan mengetahui mana script memanggil gambar dan yang bukan.Jika anda memutuskan untuk ngeblog,pengetahuan  ini pasti berguna nantinya.

Sebelum kita mengenal HTML cara menyisipkan gambar ini,sebelumnya kita wajib mengetahui dulu apa itu url gambar dan format gambar.
URL gambar adalah alamat dimana sebuah file gambar berada,format gambar yang bisa digunakan adalah .jpg, .png, .gif, .psd.

Contoh URL gambar/image;

http://situs.com/image/imageku.jpg


Penulisan Syntax pemanggilan gambar adalah;

Jika gambar dalam satu direktori dari satu domain;

<img src="image/imageku.jpg"></img>


Jika gambar berada di situs lain;

<img src="http://situs.com/image/imageku.jpg"></img>

Bagaimana cara membuat hyperlink

Hyperlink atau lebih umum disebut link dan sering juga disebut sebagai ANCHOR TEXT namun sebenarnya ada sedikit perbedaan maksud.
Hyperlink dalam bahasa indonesianya tautan adalah merupakan sebuah pintu bagi user untuk masuk ke dokumen HTML lain atau bagian tertentu dari sebuah dokumen HTML.
Hyperlink bisa diletakkan pada TEXT ataupun sebuah gambar atau image.

Secara default,maksudnya tag "a" belum dipakai sebagai selector untuk dimanipulasi dalam suatu deklarasi CSS  (Baca pseudo CLASS CSS) maka text yang di pakai sebagai hypelink kan memiliki style yang berbeda yaitu warna yang berbeda dengan text lain dan memiliki garis bawah.

Sekarang anda sudah bisa menyimpulkan apa itu ANCHOR TEXT setelah membaca penjelasan diatas.
Benar,ANCHOR TEXT secara umum adalah TEXT yang di buat sebagai  hyperlink,bukan IMAGE atau jenis pemakaian hyperlink lainnya.Caranya dengan menyisipkan tag "a" atau anchor tag dengan atribut name dari dokumen yang dituju.

Contoh penulisan syntax HTML hyperlink pada TEXT;

Jika link merujuk kepada dokumen HTML dalam satu domain name

<a href="dokumen.html">TEXT </a>


Akan terlihat seperti ini,TEXT

Jika ANCHOR TEXT mengarah ke website lain maka akan dibuat seperti ini;

<a href="http://alamat situs.com">text anchor</a>

Demo silahkan diklik, text anchor

Jika menginginkan browser membuka sebuah dokumen HTML pada tab/jendela  baru.

<a href="http://alamat situs.com" target="_blank">text anchor</a>

 Demo silahkan diklik text anchor

Contoh  menyisipkan hyperlink pada gambar/image;


<a href="dokumen.html"><img src="image/gambar.jpg" /></a>


Contoh jika link mengarah  ke situs lain;


<a href="http://google.com"><img src="image/gambar.jpg" /></a>


Demonya silahkan diklik gambar berikut;
Bagaimana cara membuat  hyperlink

Penggunaan hyperlink untuk tujuan yang lain,

Path relatif dan absolut
Yaitu jika tujuan dokumen HTML berada dalam satu domain web,akan tetapi berada di direktori yang lain maka digunakan path name relatif berdasarkan posisi file.Misalnya file HTML tujuan berada 2 tingkat diatasnya maka penulisannya akan seperti ini;

<a href="../../dokumen-tujuan.html">Dokumen tujuan name</a>



Mailto
Jika kita menginginkan user agar bisa mengirimkan email tertentu,kita bisa melakukannya dengan membuat sebuah hyperlink,contoh syntaxnya;

<a href="mailto:saya@spiderbeat.com">Kirim email </a>

Demo silahkan diklik: Kirim email 

Section
Link yang merujuk kepada bagian tertentu dari sebuah halaman web,agar user tidak lelah jika artikel sangat panjang kebawah.

Syntax section;

<a name="nama_section"></a>

Contoh penuliannya nya;

<a href="sebuaht_dokumen_html#nama_section">nama _section</a>


Contoh livenya 

[<a href="http://www.spiderbeat.com/2012/04/bagaimana-cara-membuat-hyperlink.html#top">TOP</a>]


Silahkan diklik demonya [TOP]


Edd

Pengertian dari HTML adalah

Baik,sebelum anda mempelajari syntax-syntax dari HTML, alangkah baiknya jika mengenal apa artinya terlebih dulu.Karena kata orang, tak kenal maka tak sayang.. :D
HTML adalah kependekan dari Hypertext Markup Language dan pengertiannya adalah sekumpulan text atau file ASCII yang berisi intruksi atau perintah  program untuk web browser  untuk menampilkan  tampilan grafis sebuah halaman website.
File HTML dapat dibuat menggunakan aplikasi text editor pada semua system operasi,contohnya adalah Notepad di windows atau simple text di Macintosh.
HTML merupakan cross platform karena walau pembuatannya menggunakan operating system tertentu,namun akan memiliki tampilan yang sama disemua operating system.

Sekrang kesimpulannya adalah HTML itu bekerja pada sisi klien/browser sehingga hanya browser yang mendukung  HTML yang bisa menampilkannya dengan baik.

Nah itu adalah HTML,lalu apakah yang disebut dengan Tag HTML?....

Tag HTML itu umumnya dibuat secara berpasangan yaitu tag pembuka dan tag penutup.
Web browser akan mecari tag-tag HTML dalam file text , membaca dan kemudian menampilkannya sesuai dengan yang diperintahkan.Tag HTML ditandai dengan karakter "<" ">" .
Format tag HTML adalah <nama tag>Yang ditampilkan</nama tag>

Contoh penggunaan tag HTML
<h1> Judul postingan</h1>

Tag tersebut akan memberikan instruksi kepada web browser bahwa Judul postingan tersebut menggunakan style heading level 1.
Ini berkaitan dengan pelajaran CSS kemarin yaitu ID dan CLASS dalam CSS bahwa tag H1 itu bisa bertindak sebagai selector dalam CSS untuk web browser agar menampilkan judul postingan tersebut sesuai dengan manipulasi dalam deklarasi CSSnya.

Banyak tag HTML yang selalu berpasangan seperti ini,sebuah tag penutup selalu di beri tanda "/" untuk menghentikan proses tagging kepada web browser.Jadi,jika kita lupa tidak memberikan karakter "/" maka browser akan menganggap tag tersebut sama seperti text biasa lainnya.
tag HTML tidak case sensitif,maksudnya karakter huruf besar maupun huruf kecil sama saja,contoh;
<body> ____</body> sama saja dengan <BODY>____</BODY> .Namun antara tag pembuka dan penutup sebaiknya tidak berbeda jenis karakternya, misal <body>...</BODY>.

Kesalahan dalam menulis tag HTML tidak berakibat buruk pada system komputer,tetapi browser hanya mengabaikan perintah tersebut dan menganggapnya sebagai text biasa.
Browser web dirancang memiliki kemampuan hanya untuk mengenali dan mengeksekusi beberapa Tag HTML dari keseluruhan  tag HTML standard dari W3C.
Jika web browser tidak mengenali tag HTML tertentu maka browser akan melewatinya saja seakan hanya text biasa lainnya.